Friday, 14 October 2016

Perkebunan Kopi Kandangan Desa Kare



Bagi masyarakat  Madiun nama perkebunan Kopi Kandangan tentu sudah tidak asing lagi.Perkebunan Kopi yang berada diwilayah Kecamatan Kare ini sudah ada sejak tahun 1911.Perkebunan Kopi peninggalan kolonial Belanda ini menurut beberapa sumber merupakan Perkebunan Kopi yang terbesar yang ada di Indonesia.Wilayah perkebunan ini cukup luas membentang di sepanjang lereng pegunungan Wilis berbatasan dengan daerah Kabubaten Ponorogo.Areal perkebunan ini meliputi beberapa Afdeling  yaitu Kandangan(Kempo) Catur,Sampel,Seran,Njeladri,Pulosari,Kertoembo,Banaran,Grenjeng dan Sumberagung. Afdeling adalah pembagian administratif suatu kebun.

Sebelum melintasi Perkebunan Kopi Kandangan perjalanan kita akan terlebih dahulu melewati hutan Bandung .Disepanjang hutan  yang banyak ditumbuhi pepohonan yang besar nan rindang ini selain panoramanya sangat indah,kita juga akan merasakan kesejukan hutan ini.Bagi yang suka berfoto  hutan ini menyediakan spot spot untuk berfoto ria.Akses jalan menuju areal perkebunan bisa dibilang sangat memadai.Pihak perkebunan sudah membangun jalan dengan cor.Menurut beberapa sumber jalan ini kelak akan dijadikan jalan tembus antara Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ponorogo.

Vila Kandangan : By Pesona Desa Kare

Selain memiliki panorama yag indah perkebunan Kopi Kandangan juga menyimpan banyak sejarah,selain pernah dilewati rute gerilya Panglima Jendral Sudirman,perkebunan ini  juga pernah dijadikan basis perjuangan para pejuang untuk menngusir penjajah Belanda.Bukti dari sejarah perjuangan tersebut adalah dibangunya Monumen Brigade Mobil Sakip dan Sanali.Sakip adalah agen Polisi Satu yang gugur ketika melawan Belanda.Sedang Sanali adalah Komanndan Muda yang gugur diberondong peluru tajam tentara Belanda.Kedua pejuang tersebut dimakamkan dimonumen Brigadi Mobil yang terdapat di perkebunan Kopi Kandangan.Pada tahun 1975 kedua kerangka jenazahnya dipindahkan ke makam Pahlawan Madiun.Dan bekas pemakamanya pada tanggal 2 Juli 1977 diabadikan sebagai  Monumen Perjuangan Brimob.

Monumen Brimob SAKIP SANALI Kandangan
Dengan keindahan panorama alamnya  yang indah hutan sekitar nya juga masih asri.Dengan suasana alam yang sangat sejuk sungguh sangat bagus jika dijadikan tempat wisata.Saat ini di areal perkebunan telah dibangun beberapa Vila sehingga menambah daya tarik tersendiri.Sayangnya tidak sembarang pengunjung yang diperbolehkan untuk mengunjungi Vila Vila tersebut.Hanya orang orang tertentu saja .Mungkin karena tempat ini belum di buka secara umum.Harus punya izin terlebih dahulu dari penjaga Pos.

 Dikawasan Vila tersebut panoramanya sungguh menakjubkan,kita akan leluasa melihat lokasi lokasi dibawahnya dengan tanpa terhalang oleh apapun karena lokasi Vila di bangun ditempat yang tinggi.Disini kita akan bisa melihat hamparan panorama yang membuat takjub.

Pihak perkebunan juga menyediakan areal Camping  Ground yang sangat luas yang dilengkapi dengan Aula yang sangat luas juga fasilitas MCK yang memadai.Saat ini perkebunan Kopi Kandangan menjadi tujuan tempat Camping Ground untuk wilayah Madiun dan sekitarnya.

Selain tempat tempat yang memiliki nilai sejarah,Di perkebunan ini juga terdapat air terjun yang bernama “Nawang Sari” masyarakat biasa menyebut dengan sebutan “Padusan Londo” karena pada masa dahulu air terjun ini dijadikan tempat pemandian para Noni dan Meneer Belanda.Sayangnya air terjun trsebut kurang mendapat perhatian dari pihak perkebunan sehingga areal air terjun Nawangsari sekarang ditumbuhi semak belukar.Akses menuju ke air terjun pun sangat sulit.Diperkebunan ini juga masih banyak kita temukan sisa sisa bangunan Belanda,selain berupa pabrik pengolahan Kopi juga Loji Loji tempat tinggal para meneer belanda.
Demikianlah sedikit  ulasan saya tentang Perkebunan Kopi Kandangan yang berada di Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.

1 comment:
Write komentar