Thursday, 22 August 2019

Kare Karnival 22 Agustus 2019



Salah satu moment yang paling di tunggu oleh masyarakat Desa Kare saat perayaan 17-Agustus adalah adannya kegiatan Karnaval.Sebuah perhelatan yang tanpa disadari menjadi tradisi bagi Kecamatan Kare. Betapa tidak,karena hampir setiap tahun momen perayaan 17-Agustus pihak panitia Kecamatan Kare selalu menyelenggarakan acara Karnaval.

Karnaval selalu menjadi hiburan masyarakat Desa Kare dan Desa Desa sekitarnya juga sebagai ajang adu kreasi antara instansi terkait.Saat ini karnaval bukan saja menunjukan tradisi namun saat ini berkembang menjadi kreativitas berbagai elemen masyarkat untuk menunjukan eksistensinya.

Original Photo by Pesona Desa Kare

Lihat saja keberagaman kostum kostum yang di kenakan,mulai dari pakaian adat hingga tokoh tokoh super hero.Begitu pula dengan tema tema yang di usung penuh dengan kreativitas.Ada yang mengusung tentang budaya Batik ada pula yang mengusung tema tentang kesenian dan lain lain.Semuanya menampilkan karyanya kepada masyarakat.Keberagaman Indonesia sebisa mungkin di cerminkan saat karnaval.


Original Photo by Pesona Desa Kare

Hari ini Kamis 22-Agustus 2019 tanpa sadar kita masyarakat Desa Kare dan sekitarnya di persatukan oleh moment karnaval.Terbukti dari antusiasme penonton yang datang bukan saja hanya dari masyarakat Desa Kare,namun dari masyarakat di luar Desa Kare pun tumpah ruah untuk menyaksikan karnaval.


Maka karnaval tidak hanya sekedar hiburan. Tidak hanya sekedar acara peringatan HUT RI. Tidak hanya sekedar memperkenalkan potensi daerah. Lebih dari itu, karnaval membawa semangat gotong royong, kerja sama serta persatuan dan kesatuan antar warga yang memang sangat dibutuhkan di era globalisasi ini. Harus diingat bahwa kemerdekaan ini tidak akan tercapai dan bisa bertahan tanpa adanya persatuan dan kesatuan. Jauhi isu agama. Jauhi isu sara. Karena meski berbeda-beda, kita tetap satu jua. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Dirgahayu Republik Indonesia ke-74. Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Tuesday, 30 July 2019

Puncak Tapak Bimo 28 July 2019


Puncak Tapak Bimo begitulah para pendaki menyebutnya.Puncak Tapak Bimo adalah salah satu dari beberapa gugusan pegunungan Wilis.Berada di wilayah gugusan pegunungan Wilis di bagian Barat.Seperti yang telah kita ketahui gugusan pegunungan tertinggi berada di wilayah gugusan timur yaitu puncak Ngliman 2500 mdpl.Sedang puncak Tapak Bimo ketinggiannya berkisar sekitar 1500 mdpl merupakan puncak tertinggi di gugusan pegunungan Wilis bagian barat.

Jalur pendakian Tapak Bimo bisa di lalui melalui dua jalur yaitu jalur Mendak Pesanggrahan dan via jalur Pupus Ponorogo.Namun karena jalur Mendak –Pesanggrahan terlalu jauh maka jalur Mendak beralih ke jalur Mendak-wisata Watu Rumpuk.Sebelum mendaki ke Tapak Bimo kita tentunya bisa berwisata dulu di Watu Rumpuk.

Rute pendakian via Watu Rumpuk bisa di bilang tidak begitu ekstrem,hanya saja sesekali kita harus menyususri pinggiran jurang yang dalamnya jangan di tanya.Harus ekstra hati hati.Dari Watu Rumpuk menuju Pos 1 jalan agak mendaki baru setelah pos 1 menuju pos 2 jalan agak sulit karena harus melalui bibir jurang jangan melihat kebawah karena di bawah merupakan jurang yang sangat dalam “zona blank”.


Pos 2 disebut juga bukit Reco Macan,entah mengapa disebut bukit Reco Macan sebab bukit tersebut sebenarnya sama sekali tidak menyerupai Macan.Di pos 2 atau bukit Reco Macan kita bisa rehat sebentar sambil melihat puncak Tapak Bimo.Pos 2 menuju Pos 3 jalan yang harus di lalui agak menegangkan sebab jalan hanya bisa di lalui satu orang agak ngeri juga karena kiri kanan merupakan jurang yang teramat dalam.Setelah melalui jalan tersebut rute mulai menanjak dan ini mungkin rute paling menanjak selama pendakian sebelum sampai di pos 3.Sesampainya di pos 3 kita bisa melihat samar samar telaga Ngebel nun jauh disana dan Desa disekitarnya.Di pos 3 kita juga akan menjumpai jalur pendakian via Pupus Ponorogo.


Pos 3 menuju pos 4 jalan sudah bagus jalan tidak begitu menanjak .Di pos 4 panorama sangan bagus dari sini kita bisa melihat telaga ngebel,penegeboran Geothermal dan obyek wisata Watu Rumpuk.Pos 4 menuju pos 5 relatif tidak begitu jauh sekitar 200 m.


Dari Pos 4 Original  Photo by Pesona Desa Kare

Nah setelah sampai di puncak Tapak Bimo kita akan bisa menyaksikan puncak puncak gunung atau gugusan gugusan gunung sekitar pegunungan Wilis.Juga gunung Lawu yang tampak gagah perkasa menjulang.Disini kita juga harus hati hati karena lokasi Tapak Bimo persis dibibir jurang yang dalamnya tidak usah di tanya lagi.Di area ini kita bsa mendirikan tenda jika berniat untuk bermalam.

Puncak Tapak Bimo Original Photo by Pesona Desa Kare
Disebut Tapak Bimo karena katanya area tersebut menyerupai sebuah telapak kaki yang berukuran sangat besar yang jika sepintas di lihat menyerupai bekas telapak kaki.Meski saya pribadi belum yakin apakah jejak tersebut merupakan jejak kaki Bimo/Bima atau bukan.Di sekitar area Tapak Bimo terdapat juga beberapa galian yang mirip seperti sumur,siapa yang membuat wallohu a’lam belum ada yang bisa menjelaskan.Sedikit ke arah timur *versi saya* sebab saya agak bigung arah, adalah rute ke Goa Jepang menurut penunjuk arah jarak lokasi dari Tapak bimo ke Goa Jepang adalah 1000 m. Sayang sekali kami belum sempat melihat Goa tersebut sebab ketrbatasan waktu. Begitulah sekilas perjalanan saya beserta teman teman ke Puncak Bimo.

Alang Alang Original Photo by Pesona Desa Kare
Jika berniat mengadakan pendakian jangan lupa pakai baju atau kaos lengan panjang karena kita berhadapan dengan tumbuhan Alang alang yang siap membuat tubuh kita perih.

Tidak perlu waktu lama untuk sampai di Puncak Tapak Bimo.Dari lokasi Wisata Watu Rumpuk cukup memmerlukan waktu sekitar 4 jam untuk pendakian santai,sedang turun dari puncak memerlukan waktu sekitar 2 jam.

Sekian ............

Team :

Mas Eko Sly
Yudho Trisnanto
Ari Sis/Bolang
Mario Sello Annker
Lukman
NN (lali jenenge)
Penulis/Admin

Saturday, 23 February 2019

Menelisik Wisata Rintisan Air Terjun Tambaklare dan Kedung Ketuban Dusun Seweru Desa Kare



Satu lagi obyek wisata yang ada di Desa Kare yang mungkin patut di jadikan tujuan wisata akhir pekan kita.Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama Tambaklare,belum saya temukan refrensi yang jelas mengapa obyek wisata rintisan yang ada di Dusun Seweru Desa Kare Kecamatan Kare tersebut bernama Tambaklare.Namun obyek wisata ini bisa menjadi alternatif bagi pecinta wisata alam.Obyek wisata Tambaklare memiliki suasana alam yang masih terjaga keasrianya khas pedesaan.

Original Photo by Pesona Desa Kare

Lokasi air terjun Tambaklare cukup mudah untuk diakses karena akses jalan menuju lokasi wisata sudah bagus meski baru sekedar jalan makadam hingga sampai ke lokasi air terjun.Pemandangan yang sangat indah akan kita dapati saat kita menuju lokasi inti wisata Tambaklare.Gunung Wilis yang tampak gagah menjulang seakan menjadi monumen abadi yang bisa kita jadikan sebagai spot swa photo.Juga keindahan panorama dan jalan berliku menuju lokasi air terjun  menambah keindahan tempat wisata tersebut.

Original Photo by Pesona Desa Kare

Meski wisata ini masih berstatus wisata rintisan dan belum tertata dengan rapi namun keberadaanya cukup menjajnjikan,potensi alamnya sangat mendukung. Tambaklare mungkin bisa menjadi alternatif lain selain obyek wisata lainya di Desa Kare semaisal Nongko Ijo dan obyek obyek wisata lainya yang sudah lebih dulu dikelola.Sehingga sarana dan prasaran yang ada belum begitu lengkap.

Jalan Menuju Kedung Ketuban Original Photo by Pesona Desa Kare

Disamping air terjun Tambaklare adalah Kedung Ketuban.Kedung Ketuban masih satu lokasi dengan air terjun Tambaklare.Kedung Ketuban berada di aliran Sungai disekitar air terjun.Konon katanya menurut masyarakat sekitarnya kedalaman Kedung Ketuban belum terdeteksi.Sebuah misteri yang sampai saat ini belum terpecahkan dan masih terjaga hingga turun temurun.Belum ada refrensi yang jelas mengapa Kedung yang berada di aliran sungai tersebut di namakan Kedung Ketuban.
Lokasi Kedung Ketuban tidak begitu jauh dari lokasi air terjun,cukup menyusuri jalan setapak menuju sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari air terjun.Airnya jernih khas sungai lereng Gunung Wilis.

Sebagai catatan obyek wisata ini sangat bagus dan cocok bila di jadikan tempat camping ground atau untuk wisata tracking.

Kedung Ketuban original Photo by Pesona Desa Kare

Desa Kare memang banyak menyimpan potensi potensi wisata alam yang cukup menjanjikan,mungkin bisa di bilang bahwa 65% potensi wisata yang ada di Kabupaten Madiun berlokasi Kecamatan Kare khususnya di Desa Kare.Bisa jadi karena secara geografis Desa Kare berada di lereng Gunung Wilis.Berekplorasi di Desa Kare solah tak berujung karena banyaknya lokasi lokasi yang bisa di jadikan tempat wisata.Hanya saja potensi potensi sumber daya alam tersebut belum sepenuhnya terkelola dengan bagus.

Semoga obyek wisata Tambaklare dan Kedung Ketuban kedepan bisa menjadi obyek wisata yang benar benar memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya dan bisa meningkatkan potensi perekonomian bagi masyarakat.



Kare-24-Februari-2019

Penulis Admin Pesona Desa Kare.

Monday, 31 December 2018

Bazar UKM specta BUMDES Desa Kare



Dipenghujung tahun 2018  BUMDES Desa Kare  menyelenggarakan pameran UKM.
Event yang bertajuk UKM Specta tersebut diharapkan bisa membantu memberdayakan produk produk asli dari Desa Kare.

Tujuan di adakannya pameran tersebut adalah dalam rangka memperkenalkan dan memotivasi para pelaku pelaku UKM khususnya yang ada di Desa Kare.
Berlokasi tepat di bedak Pasar Gondosuli Event tersebut mendapat sambutan antusias dari warga masyarakat Desa Kare,karena bertepatan dengan malam pergantian tahun dari 2018 menuju ke tahun 2019.Terbukti dari banyaknya pengunjung yang datang saat itu.

Kopi Kare Original Foto By Pesona Desa Kare

Langkah BUMDES Desa Kare ini bisa di bilang sebuah terobosan baru dalam upayanya ikut mempromosikan usaha kecil masyarakat Desa Kare.Sebab event semacam ini belum pernah ada sebelumnya bahkan mungkin terlintas sedikitpun tidak ada dalam fikiran masyarakat Desa Kare.Namun faktanya hari ini event tersebut tersaji.Ada beberapa produk unggulan yang di pamerkan dalam event tersebut diantaranya adalah furniture,produk olahan khas Desa Kare,kopi khas Desa Kare dan ada juga fashion. Disamping produk produk unggulan Desa Kare  ditampilkan juga budaya dan kesenian yang ada di Desa Kare.



Pengunjung Pameran Original Foto By Pesona Desa Kare

Bagi yang baru saja membuka UKM tentunya masih bingung bagaimana mau memasarkan produknya. Jika promosi dengan iklan tentunya mengeluarkan uang yang lumayan mahal. Apalagi iklan belum tentu ada yang membaca atau menontonnya. Jika jual beli online pun banyak saingan. Dan  cara efektif untuk mempromosikan Produk UKM adalah dengan cara mengikuti pameran (manfaat pameran). Disana bukan hanya keuntungan dari penjualan produk yang di dapat tapi juga bisa banyak kenalan. Jadi kita bisa banyak link atau chanel jika kelak kita akan menjual lagi produk kita.

Moment pameran pun bisa digunakan untuk survei pasar. Jadi kita tahu produk apa yang trend sekarang dan apa yang kira-kira trend di waktu dekat. Sehingga kita bisa membuat produk yang sesuai dengan keinginan pasar.

Punggawa Bumdes Desa Kare Original Foto By Pesona Desa Kare

Sebenarnya banyak usaha usaha kecil yang ada di Desa Kare,ada sekitar 50 usaha mikro yang tersebar di wilayah Desa Kare yang tentunya memerlukan perhatian dari pemerintah Desa Kare.Dan agaknya persoalan itu telah di jawab oleh jajaran BUMDES Desa Kare dengan mengadakan pameran UKM.Dengan usia nya yang masih terbilang muda, namun BUMDES Desa Kare sudah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Desa Kare.Meski masih banyak kekurangan yang masih harus dibenahi,namun langkah berani dari BUMDES Desa Kare ini sangat pantas untuk dapat apresiasi dan juga dukungan dari masyarakat Desa Kare.Dan yang perlu di catat adalah pameran UKM tersebut akan di jadikan agenda tahunan.


Sebagai Desa yang mempunyai banyak sekali sumberdaya diharapkan BUMDES Desa Kare mampu mengelola potensi-potensi yang ada demi kemajuan masyarakat Desa Kare.Dan yang terpenting event tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk Desa Kare kedepan,utamanya bisa menjadi ajang baru pariwisata Desa Kare. Sekian.

Penulis : Pesona Desa Kare

Wednesday, 4 April 2018

Sekelumit Cerita Dari Kampung Cokelat Blitar


Original Poto By Pesona Desa Kare
Pada 25-Maret-2018 saya ikut rombongan wisata ke Kampung Cokelat Blitar.Apa yang terbersit di benak saya tentang Wisata  Kampung Cokelat adalah sebuah hamparan perkebunan Cokelat yang luas yang berada di area perkampungan penduduk.Namun apa yang terbersit dibenak saya ternyata seratus persen salah.Ternyata Obyek wisata Kampung Cokelat yang berada di Desa Plosorejo Blitar tepatnya di Jl. Banteng Blorok 18 Desa Plosorejo Kademangan Blitar ini bukan menyajikan panorama hamparan pohon Cokelat, namun sebuah wahana edukasi tentang Cokelat yang di kemas sedemikian rupa,sehingga bisa membbuat daya tarik tersendiri.

Original Poto By Pesona Desa Kare
Bukan pesona alam Kebun Cokelat yang di tawarkan,namun hanya beberapa pohon Cokelat yang berada di dalam sebuah Gedung yang di desain sedemikian rupa yang tentunya memanjakan setiap pengunjung.Keunikan dari  wisata Kampung Cokelat ini adalah terletak dari konsep penataannya.Meskipun tidak terbilang luas hanya sekitar 750 meter persegi namun  ada berbagai wahana ataupun fasilitas di dalamnya.Mulai dari tempat pengolahan Cokelat, outlet-outlet yang menyediakan aneka olahan coklat seperti ice coklat, ice cream coklat, hingga mie coklat, tempat bermain,tempat bersantai,kuliner,tempat belanja souvenir dan panggung tempat hiburan ada juga kolam terapi ikan.


Yang lebih unik adalah karena sebagai destinasi wisata edukasi maka setiap pengunjung bisa belajar secata langsung bagaimana cara mengolah bahan dasar cokelat hingga pemasaranya.Dan yang paling utama adalah Kampung Cokelat Blitar ini mempunyai niat dan prinsip memajukan petani Cokelat.Dan menurut beberapa sumber Kampung Cokelat yang berada di Blitar tersebut merupakan tempat pengembangan Cokelat terbesar di Jawa Timur.

Ada yang membuat saya heran dan penasaran  yaitu katanya Cokelat Cokelat yang di produksi di Kampung Cokelat Blitar ini ada sebagian yang berasal dari Desa Kare Kecamatan Kare Madiun Jawa Timur.Nah dari sini saya kemudian berfikir,kok bisa?.Kemudian saya membayangkan,seandainya Desa Kare Kecamatan Kare Kab Madiun ada Kampung Wisata Cokelat seperti yang ada di Blitar mungkin bisa menjadi daya tarik bagi Desa Kare.Ya karena  Desa Kare notabene adalah penghasil Cokelat,Cokelat bagi masyarakat merupakan produk unggulan setelah Cengkeh.Saya yakin bahwa kualitas Cokelat dari Desa Kare tidak kalah dengan kualitas Cokelat yang ada di wilayah lain. Selama ini petani petani Cokelat yang ada di Desa Kare hanya sebatas petik,jemur kemudian jual.Alangkah bagusnya seandainya Desa Kare mempunyai Kampung Cokelat sendiri sebagai upaya pengembangan sumber daya alam.Sehingga masyarakat Kare benar benar bisa menikmati manfaat dari Cokelat.Lebih dari itu  bukan sebagi konsumen tapi sebagai produsen.

Demikian sekelumit cerita dari kunjungan saya ke Kampung Cokelat Blitar,semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Kare.

Saturday, 22 April 2017

Daya Tarik dan Kawasan Wisata

Hutan Pinus original Photo by Pesona Desa Kare

Destinasi wisata adalah area atau kawasan geografis yang berbeda dalam suatu atau lebih wilayah administrative yang di dalam nya terdapat unsur :daya tarik wisata,fasilitas pariwisata,aksebilitas,masyrakat serta wisatawan yang saling terkait dan melengkapi untuk kegiatan kepariwisatan.Tanpa adanya daya tarik disuatu daerah sulit untuk mengembangkan potensi wisata.

Daya tarik wisata sejatinya merupakan kata lain dari obyek wisata,namun sesuai peraturan pemerintah Indonesia pada tahun 2009 kata obyek wisata tidak relavan lagi untuk meneyebutkan suatu daerah tujuan wisatawan.Maka di gunakanlah kata “Daya Tarik Wisata”Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia No.10 tahun 2009,Daya Tarik Wisata di jelaskan sebagai segala sesuatu yang memiliki keunikan,kemudahan,dan  nilai nilai yang berupa keaneragaman kekayaan alam,budaya,dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran kunjungan wisatawan.Dalam kata lain “Daya Tarik Wisata” adalah segala sesuatu yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

Daya tarik wisata adalah suatu bentukan dan fasilitas yang berhubungan,yang menarik minat wisatawan atau pengunjung untuk datang ke suatu daerah tertentu.Daya tarik wisata adalah sifat yang dimliki oleh suatu obyek berupa keunikan,keaslian,kelangkaan,yang memiliki sifat yang menumbuhkan nilai bagi wisatawan.

Suatu Daya Tarik Wisata agar dapat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan harus memenuhi beberapa syarat,syarat syarat tersebut diantaranya adalah:

1.Something to see Maksudnya adalah sesuatu yang menarik untuk dilihat.

Ditempat tersebut harus ada obyek dan atraksi yang berbeda dengan yang dimiliki daerah lain.Dengan kata lain daerah tersebut harus memiliki daya tarik khusus dan atraksi budaya yang dapat di jadikan “entertainment” bagi wisatawan.What to see meliputi pemanadangan alam,kegiatan ,kesenina dan atraksi wisata.

2.Something to do Maksudnya adalah sesuatu aktivitas yang dapat dilakukan di tempat itu.

Ditempat tyersebut selain banyak yang dapat dilihat dan di saksikan,harus disediakan fasilitas rekreasi yang dapat membuat wisatwan betah tinggal lama di area itu.

3.Something to buy  Maksudnya adalah sesuatu yang menarik dan khas untuk dibeli.

Tempat tujuan wisata harus tersedia fasilitas untuk berbelanja terutama barang souvenir dan kerajinan rakyat sebagai oleh oleh untuk di bawa pulang ketempat asal.

4.What to arrived  atau adanya sarana transportasi

Didalamnya termasuk aksesbilitas,bagaimana kita mengunjungi daya tarik wisata tersebut,kendaraan apa yang di gunakan dan berapa lama tiba di tempat tujuan wisata terdsebut.

5.What to stay  atau tersedianya sarana penginapan

Bagaiamana wisatawan akan tinggal untuk sementara selama dia berlibur.Disini diperlukan sarana penginapan.

Selain itu pada umumnya daya tarik wita berdasarkan atas:

  • Adanya sumberdaya yang dapat menimbulkan rasa senang,indah,nyaman dan bersih.
  • Adanya aksesbilitas yang tinggi untuk megunjunginya.
  • Adanya cirri khusus atau spesifikasi yang bersifat langka.

Adanya sarana dan prasarana penunjang untuk untuk melayani para wisatawan yang hadir dan punya daya tarik tinggi karena memiliki nilai khusus dalam bentuk atraksi kesenian,upacara upacara adat dan mempunyai nilai luhurv yang terkandung dalam suatu obyek buah karya manusia pada masa lampau.

Kawasan Wisata

Berdasarkan UU No.9 Tahun 1990 dijelaskan bahwa pengertian kawasan wisata adalah suatu kawasan yang mempunyai luas tertentu yang dibangun dan disediakan untuk kegiatan pariwisata. Apabila dikaitkan dengan pariwisata air, pengertian tersebut berarti suatu kawasan yang disediakan untuk kegiatan pariwisata dengan mengandalkan obyek atau daya tarik kawasan perairan. Pengertian kawasan pariwisata ini juga diungkapkan oleh seorang ahli yaitu Inskeep (1991:77) sebagai area yang dikembangkan dengan penyediaan fasilitas dan pelayanan lengkap (untuk rekreasi/relaksasi, pendalaman suatu pengalaman/kesehatan).

Sedangkan pengertian kawasan pariwisata secara umum adalah suatu kawasan dengan luas tertentu yang dibangun atau disediakan untuk memenuhi kebutuhan pariwisata dan jasa wisata.

Dalam lingkup yang lebih luas kawasan pariwisata dikenal sebagai Resort City yaitu perkampungan kota yang mempunyai tumpuan kehidupan pada penyediaan sarana dan prasarana wisata seperti penginapan, restoran, olah raga, hiburan dan penyediaan jasa tamasya lainnya. Apabila kawasan pariwisata tersebut mengandalkan pemandangan alam berupa kawasan perairan sebagai ciri khasnya, maka penyediaan sarana dan prasarana serta hiburan atau atraksi wisatanya diarahkan untuk memanfaatkan dan menikmati kawasan perairan tersebut.

Perkembangan suatu kawasan wisata tergantung pada apa yang dimiliki kawasan tersebut untuk ditawarkan kepada wisatawan. Sekian.

Tuesday, 21 February 2017

PHPP Pesona Hutan Pinus Poleng Desa Cermo


PHPP Poleng Original Photo bY Pesona Desa Kare

Saat ini hutan Pinus sepertinya menjadi daya tarik dan mempunyai pesona tersendiri bagi pecinta wisata alam. Saat iniI hutan pinus banyak di jadikan sebagai sarana wisata alam. Ya mungkin sangat beralasan karena hutan pinus selalu menyajikan panorama dan kesejukan tersendiri.Seperti halanya hutan Pinus yang berada di Ds Poleng Desa Cermo Kecamatan Kare ini.Hutan Pinus yang berada di petak 37 rph Lawu Ds tersebut saat ini di jadikan sebagai sarana wisata alam. 

Rumah Pohon PHPP

Bertajuk PHPP hutan Pinus yang berada di Ds Poleng ini juga menyajikan keindahan panorama alam yang sangat eksotis.Hamparan hutan pinus yang berjajar rapi juga kesejukan alamnya sangat pas jika dijadikan sarana berlibur saat akhir pekan.Obyek wisata ini tergolong masih baru. Bisa dibilang obyek wisata hutan pinus ini mengikuti jejak dari obyek wisata Nongko Ijo yang berada di Desa Kare yang lebih dulu eksis.Meski masih baru dan baru dirintis namun sarana yang ada cukup memadai.Bangku bangku yang di setting sedemikian rupa dengan konsep natural menghiasi area PHPP,juga rumah pohon dengan mengambil view sebuah perkampungan di timur area hutan pinus yang sangat indah.Warung juga sudah tersedia meski baru beberapa.Sarana MCK juga sudah tersedia.


Tempat duduk Natural

Untuk sampai di area wisata ini bagi yang dari arah Caruban atau Saradan sesampainya di Pasar Cermo ambil arah kiri,sedang dari arah Kare sesampainya di Pasar Cermo ambil arah kanan.Jarak tempuh dari Pasar Cermo cukup jauh sekitar 4 kilo meter.Namun akses jalan sudah sangat memadai sudah beraspal.Tak perlu khawatir tersesat arah jalan karena dari Pasar Cermo hanya ada satu jalur jalan langsung menuju Ds Poleng tempat Wana Wisata PHPP berada.
Tiket masuk belum ada hanya setiap pengunjung di wajibkan membayar Rp 2000 sebagai sarana parkir.Wana wisata PHPP ini menurut penduduk setempat sudah mulai ramai di kunjungi utamanya saat hari Sabtu dan Minggu.Untuk yang suka berselfie ria hutan pinus PHPP juga menyajikan beberapa view yang sangat eksotis khas hutan tropis.

NB: Penulis belum mengetahui apa singkatan dar PHPP.


Original Photo by Pesona Desa Kare